Senin, 29 September 2014

Tepatnya Hari Raya Islam

WAY SEPUTIH (rumbiadesaku.blogspot.com) Blog Kampung akan menuliskan berita tentang ketepatan penentuan Hari Raya Islam yang sering menjadi perdebatan diantara suatu organisasi Islam di Indonesia dari tahun ke tahun. BlogKampung menyarankan hal tersebut tidaklah perlu diperdebatkan atau dipermasalahkan diantara Umat Islam. 

Semua umat tentunya mempunyai keyakinan dan ilmu pengetahuan untuk menentukan bahwa mana yang salah dan mana yang benar. Sebuah keyakinan itu ada prinsip seseorang untuk mengimani sesuatu hal yang diyakini dan dianggap benar.

Sebentar lagi kita sebagai umat Islam akan merayakan Idul Adha (Hari Raya Haji) yang mungkin inipun akan ada perbedaan pendapatan ataupun kepercayaan untuk menentukan hari H sholat Idul Adha. Ustadz Amiruddin mengungkapkan dari Makkah bahwa Wuquf jatuh pada hari Jum'at tanggal 3 Oktober 2014. "Insyallah Wuquf jatuh para hari jumat 3 Oktober 2014 sesuai dengan ketetapan Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia 1 Dzulhijah jatuh pada hari kamis 25 Sepetember 2014 lalu" Ungkapnya dalam pesan singkat.


Namun tidak menuntut kemungkinan bahwa Negara kita mempunyai ketetepan sendiri yang mungkin dilakukan dengan cara sidang isbat yang sudah sering dilakukan setiap tahunya untuk menentukan ketepatan hari raya. Blog Kampung hanya berpesan bahwa hukum Islam itu bukan hukum Demokrasi. Hukum yang menentukan keputusan dengan mencari suara terbanyak. Suara terbanyak itu belum tentu benar dan suara sedikit pun belum tentu salah. Di Islam itu diajarkan bahwa yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

PUASA SUNNSebagai bahan acuan mari kita baca hadits dibawah ini tentang puasa sunnah

Wuquf di Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah setiap tahun. Hari wuquf di Arafah adalah hari yang sangat agung. Pada saat tersebut Allah mengabulkan doa, mengampuni dosa, menerima taubat, dan membebaskan hamba-hamba yang diridhai-Nya dari siksa api neraka. Begitu agungnya hari tersebut, sehingga Rasulullah SAW bersabda, “Haji adalah (wuquf di) Arafah.” (HR. Tirmidzi, an-Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad. Hadits shahih)

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ ، وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

“Shaum hari Arafah, aku mengharap Allah menghapuskan dengannya dosa satu tahun sebelumnya dan dosa satu tahun sesudahnya.” (HR. Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

“Puasa pada hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan sesudahnya.” (HR. Al-Jama’ah kecuali Al-Bukhari dan At-Tirmidzi)

Dalam Hadits tersebut sudah jelas bahwa puasa sunnah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah setiap tahunya. Dan bagi sesiapa yang mau menjalankan ibadah puasa sunnah tersebut maka akan diampuni dosanya 2 tahun yaitu tahun sebelum dan sesudahnya.

MELIHAT BENARNYA HARI RAYA IDUL FITRI

Hal ini lah yang sering kali dibicarakan masyarakat awam yang dibingungkan oleh orang-orang pandai yang telah menentukan hari raya idul fitri berbeda hari dan tanggal. Ok,...Blog Kampung akan sedikit memberikan pengalaman yang mungkin bisa digunakan oleh masyarakat awam untuk melihat kebenaran hari raya Idul Fitri.

Jika engkau sudah mendengar takbir kemenangan maka berbukalah..!!!! 
setelah itu mari kita nyatakan bahwa buka puasa kita itu benar atau salah, Jika salah maka kita punya hutang puasa satu hari. Namun jika itu benar maka Alhamdulillah. 

Jika engkau mendengar takbir kemenangan dan engkau masih berpuasa...!!!!
Jika engkau benar maka engkau tidak punya hutang puasa satu hari (Alhamdulillah) namun jika anda salah maka Haram Puasa anda di hari 1 syawal itu.

Bagaimana cara menentukan atau menyatakan bahwa itu salah atau benar?
Nah Blogkampung berbagi pengalaman bahwa tanggal 1 bulan (1 syawal) itu tidak akan terlihat oleh mata kita tanpa ada alat bantu (teropong) maka dengan hal ini kita bisa lakukan lihat tanggal 2 bulan (2 syawal) yang pasti terlihat di sebelah barat setelah magrib yang hanya sebentar terlihat, maka jika anda mendengar takbir kemenangan atau terjadi Idul Fitri tidak bareng maka ikutlah buka diawal,  lalu ikutlah sholat Idul Fitri setelah menjelang magrib maka sholatlah dan selesainya sholat magrib lekaslah beranjak dan lihat disebelah barat. Jika rembulan sudah terlihat maka itu sudah tanggal 2 syawal dan itu dapat diartikan bahwa sholat Idul Fitri anda benar (Puasa anda tidak punya hutang).

Jangan beranggapan bahwa Menteri Agama itu tidak bisa salah karena beliau juga manusia, jika anda mengikuti orang yang salah maka andapun akan ikut terjerumus dalah kesalahan itu. 

Blog Kampung cukupkan sekian dulu, terima kasih sudah berkenan membaca untaian kata ini, dan lain kali Blog Kampung akan menyajikan artikel-artikel yang lain yang insyallah bermanfaat bagi kita. Jika artikel blog kampung anda anggap tidak benar maka janganlah dipakai, namun jika ini benar maka tidak ada salahnya jika anda gunakan.

Salam Blog Kampung